ceritaku Januari 23, 2011
Posted by ruangtntujuh in cerita, informasi, kerja, kita - kita.trackback
selamat pagi saudaraku….
setengah tahun mungkin aku tidak menulis di Ruang TN 7 tercinta ini, banyak alasan tapi hanya satu yang masuk logika, gak ada laptop dan koneksi internet,,, hehehehe,,,, wokeh lah,,, aku mulai lagi,,,,,
mencoba menulis tentang sesuatu yang tidak hanya masalah pernikahan atau hal hal yang konyol selama ini, ini adalah tentang bagaimana kita menghadapi kenyataan bekerja.
aku yang selama ini kuliah di teknik dengan IPK tidak lebih dari 3,00 (serius, sumpah) tiba tiba harus dihadapai kenyataan dalam bekerja yang tiba tiba gak ada sangkut pautnya dengan listrik, sinyal, sensor atau ilmu bahan teknik (pernah dapat E, sumpah dan serius), tapi inilah jalan yang aku ambil.
ya… aku memang promosi dalam hal ini, aku di Adira Kredit, waktu pertama kali wawancara aku meminta untuk ditempatkan TIDAK DI PULAU JAWA, basing lah (bahasa belitung = terserah) dimanapun itu, dan akhirnya Palembang adalah tempat aku berlabuh,
aku menemukan tempat yang baru disana, orang orang baru dan bahaso yang baru, ado banyak bahaso palembang yang ndak faham, tapi inilah pilihanku, sempat juga aku di Muara Enim selama hampir 2 minggu, dan kemudian aku berlabuh di tanjungpandan Belitung.
tak pernah terpikirkan olehku sejak kuliah aku berada nan jauh dari rumah, aku sempat memikirkan tentang ronald, madan, puji, anton, rangga, nogat yang mereka dari jauh dan mencari ilmu di Jogja, aku jadi tahu bagaimana perasaan dan pengalaman yang benar benar jauh dari Rumah.
inilah kenyataan, aku paham betul akan hal ini, tadi pagipun aku ditawari oleh atasan untuk pindah ke pangkalpinang (bangka), akupun menjawab SIAP BOS…. tanpa banyak pertimbangan,
sisi egoisku adalah ingin berkelana ke semua daerah Indonesia, untuk pulau Jawa nanti dulu,,, pasti ada waktu.
iya,,,, aku tahu,,, umur juga sudah mendekati 27, status single memang masih menjadi pikiranku beberapa hari ini, sudah melamar anak orang (devi yulliana azizah) tapi tak kunjung nikah,,,, sabar ya dek….. mas nyari duit untuk mahar…..
secuil pengalamanku 4 bulan ini tidak berarti dengan kalian yang telah bekerja lebih dari 1 tahun, bahkan ada beberapa yang telah lebih dari 2 tahun bekerja. suka duka dan gaji yang tidak kunjung naik ataupun promosi yang tidak jelas mungkin selalu menjadi pikiran kalian, aku tahu dan sempat juga merasakannya….
kata dodon, ” jadilah petarung sejati” yang dimanapun tempatnya akan terus berkarya… ini adalah pedoman yang aku jalani,,,
hehehehe,,, ketawa sendiri baca tulisanku semuanya,,,, eh ya saudaraku…. tahun ini kayaknya tahun yang rame dan banyak teman teman kita yang menikah, termasuk juga planningku di tahun ini,,,, aku ucapkan selamat, bagi kalian yang masih pacaran jangan segan segan untuk segera melamar,… ini adalah waktu dan tahun yang tepat bagi kita,,,,
kok jadi lama lama curhat kehidupanku ya,,, hahaha,,, katanya mau nulis serius kok masih aja tetap guyonan…. wokeh lah,,,, gak masalah, jariku ini masih terus mau untuk menulis…
rindu hati ini ketika gelak tawa dan canda di kantin alex atau contekan di ujian akhir menjadi sesuatu yang romantis pikirku,,,, masih tetap sama seperti yang dulu,
wokeh saudaraku,,, sampai disini dulu aku cerita tentang kehidupanku 4 bulan terakhir ini,,,, eh ya,… ini kan blog komunitas,, kok jadi curhat masalah pribadi,,,, wkakakakaka…..
gak masalah kan????
“dimanapun bumi kupijak disitu langit kujinjing”
Selama masih di bumi insya Allah masih ada sesuap nasi untuk dimakan. hehe…
Tapi “dimana bumi kupijak, dimana pula jodohku berpijak???” hehe…
Sabar… Sabar… poso disik!!! haha…
Senasib kita Jo :’(
hahah.. lucu ngebaca komentar arjo.
)
SEMANGAT Joo..
4Om Jhon.. Selamat berkarya di pulau sebrang.. SUKSESS..
ya sudah, siap kapten, tahun ini ya? yari buat dulu berarti.. hahaha
hebat…. hebat……
SEMANGAT TERUS…….
( sedang mencari modal nikah juga nih)
hehehehhe
wah puji mana suaramu>
Ganbate, jon….
aku juga pertama kalinya keluar dari kota Jogja…
sempet stress, home sick, tapi malah sekarang tambah berat badan..
semua hal ada sisi positif dan negatifnya, tergantung point of view nya…
Modal nikah, banyaknya hanya kita sendiri yg bisa membatasinya, kl enggak sampai kapanpun ga bakal cukup… so buruan tentukan target!!!!